• July 21, 2024

Media Asing Soroti Judi Online Di Indonesia Layaknya “menghisap Darah” Masyarakat Terkini Dan Aktual

” Belum ada pihak lain yang peduli untuk https://judithbronstein.com/ membiayai program rehabilitasi judi online ini. Selama ini hanya biaya mandiri,” kata dia. Latar belakang profesi pasien beragam. Mulai dari pengusaha, mahasiswa, dokter hingga anggota Polri dan TNI.

 

Ri Darurat Judol! 5000 Rekening Terlibat, Duit Rp600 T Dipakai Judi

 

Namun hanya satu di antaranya yang mampu untuk membayar biaya rehabilitasi. Kendati hal itu, Budi menegaskan Pemerintah juga sudah berupaya keras dalam menangani pemberantasan judi online ini dengan menutup sekitar 2,1 juta situs internet. Dalam laman itu juga menyebutkan, server judi online yang digunakan sebagian besar berasal dari Kamboja dan ribuan orang Indonesia bekerja di sana untuk mengoperasikannya. Berdasarkan catatan Bisnis, kasus judi online sedang disorot banyak pihak lantaran telah memicu aksi nekat para pelaku maupun keluarga pelakunya. JAKARTA– Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat transaksi judi online selama tahun 2023 sampai dengan sekarang mencapai lebih dari Rp600 triliun. Pengaruh kecanduan judi casino poker online terhadap aktivitas belajar mahasiswa di universitas syiah kuala.

 

Waspada! Indonesia Darurat “judi Online”

online gambling

Setidaknya, ada tiga pendekatan yang ditawarkan Rakhmat. Mulai dari pendekatan sosial-budaya, pendidikan, hingga psikologis. N. S. Putra, Judi sepak bola online dikalangan mahasiswa universitas Riau, Ć¢EUR Jom Fisip, vol. ” Jadi mitigasinya lebih masif di masyarakat. Sekarang ini kan baru ramai di media pemerintah yang sibuk, dominan, tapi belum melibatkan masyarakat.” Sedangkan pendekatan sosial dan budaya dilakukan dengan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat. Mulai dari kelompok karang taruna hingga agama.

 

Pelatih Italia Akui Timnya Tidak Bermain Bagus Saat Dikalahkan Spanyol Di Euro 2024

 

“Pendekatan pendidikan juga bisa melibatkan pesantren-pesantren untuk merehabilitasi secara spiritual,” ujar Rakhmat. “Pelaku, baik itu pemain maupun bandar adalah pelanggar hukum dan harus ditindak,” kata Muhadjir kepada wartawan, Senin (17/6). “Untuk pencandu judi tidak bisa dilakukan terapi secara parsial. Terapi yang paling efektif itu secara holistik,” ungkapnya. Selama empat atau tujuh bulan masa rehabilitasi, para pencandu akan dikarantina. Mereka dilarang menggunakan gawai dan terkoneksi dengan web.

 

Lutfi menilai, berbeda halnya dengan penyalahguna narkoba yang dapat direhabilitasi, pelaku judi online melakukan aktivitas tersebut atas kesadaran sendiri. Sebab, uang yang seharusnya memenuhi kebutuhan rumah tangga malah digunakan untuk bermain judi online sehingga akan mengurangi asupan gizi untuk anak. Dalam kondisi tersebut, kata Mira, maka pihak keluarga atau korban terdampak judi online juga mesti mendapat pendampingan psikolog. Selain juga mendapat edukasi dan pendampingan dari tenaga ahli untuk memperbaiki kondisi perekonomian mereka.

 

Apalagi perilaku itu kerap berulang dan menjadi kebiasaan buruk yang menimbulkan kerugian materiil bagi pelaku dan keluarganya. Presiden RI Joko Widodo juga meminta agar seluruh aparat hukum dan pemerintah menangani serius permasalahan peredaran judi ini. Dikutip dari reuters meningkatnya popularitas perjudian di Indonesia terutama di kalangan masyarakat yang berpendapatan rendah. Hal ini merugikan produktivitas jangka panjang dan menjerat masyarakat dalam kemiskinan.

 

Pihak keluarga juga tidak diperkenankan membesuk. Biaya tersebut diakui Gumilar memang relatif mahal. Sebab Pondok Pesantren Nurul Firdaus juga memerlukan biaya operasional untuk para tenaga ahli dan medis. Sementara kekinian belum ada bantuan yang datang dari pemerintah. Proses rehabilitasi minimal berlangsung selama empat bulan. Seluruh pasien juga wajib diperiksa dokter spesialis kejiwaan yang dirujuk Ponpes Nurul Firdaus.

 

Adapun belakangan terdapat dua kasus kriminal yang terkait judi online. Misalnya, kasus pembakaran Briptu Rian Dui Wicaksono oleh istrinya Briptu FN di Mojokerto, Jawa Timur. Singkatnya, FN kesal karena suaminya tersebut kerap menghabiskan uang rumah tangga untuk judi. ICSF juga mengatakan proses pemberantasan cukup sulit karena memiliki banyak method sehingga perlu dilakukan peningkatan kesadaran masyarakat dan upaya menekan persoalan kecanduan. Selain itu perlu penguatan regulasi dan penegakan hukum diantaranya dengan mencegah skema penyebaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *